Sabtu, 18 Februari 2012

Ini Hanya Sebuah Cerita

‎"Dia hilang ditelan rintik hujan, membias dalam sepoi angin yang menusuk masuk hingga ke belulang, terdiam sejenak sebelum ledak tawa mulai membahana, sepi kemudian, dan dia bertanya tentang tekanan hidup yang kadang penuh lelucon, yang ketika di acuhkan malah semakin galak, dia ingat suara ringik anjing yang sedang kelaparan, seperti hidup tanpa kawan, semua menghindar seolah mengajak menjadi lawan, padahal ini hanya panggung hiburan, seperti seorang badut tanpa henti mencari senyum dan tawa walau memang keseringan diacuhkan..."

0 komentar:

Posting Komentar