Hallo, apa kabar? Masih dianggap gila kah seperti dahulu? Ketika kau berpikir kalau ceritamu mampu membawa orang yang mendengarkan ikut hanyut dan menjadi salah satu karakter dalam ceritamu, seolah kau ini adalah seorang sutradara yang tak perlu panggung, dan setiap orang yang mendengarkan ceritamu adalah tokoh buatanmu yang bersedia langsung bermain ketika kata action kau kumandangkan, itu sudah seribu empat ratus tahun yang lalu, sekarang entah dimana kau berada, bergelut sendiri dengan pikiranmu yang melenceng dari kekinian, melupakan adat dan peradaban, agama dan kepercayaan kau anggap sampah, apa mungkin sekarang kau sudah mati?
0 komentar:
Posting Komentar