Sabtu, 18 Februari 2012

Bias Awan

‎Bercintalah air dan api di antara tanah dan udara, kilat menyambar dan guntur meledek, kunang kunang bersembunyi dalam temaram sunyi malam, belalang nakal berterbangan menabrak segala macam hal kesana kemari, tenang tenangkan dulu hati, baru nanti ketika damai datang menyelimuti, senyuman tak perlu ditahan untuk mengembang, biarkan sejenak beberapa tahun begitu saja, nanti kalau sudah lelah dan jenuh cari penyemangat, naiklah ke atas puncak gunung, menatap alam yang masih hijau saat sedetik sebelum matahari datang kembali menyinari, lihat dan rasa sensasi degradasi warna yang terbias lewat gemulai awan...

0 komentar:

Posting Komentar